Balada pengamen kreatif

Posted in Life dengan kaitan (tags) on Desember 25, 2008 by aditputra

aku merasa lucu dan begitu bangganya. andaikan kita tahu cara mencari uang itu ternyata cukup mudah.mungkin semua orang akan merasa kaya dan menjadi congkaknya. aku merasa lucu ketika aku seolah terhipnotis oleh retorika verbal yang cukup mempersuasi ku, dari seorang pria kurus berambut gondrong, yang mencari uang dengan cara yang sangat sederhana dan cukup briliant, melebihi teori terbaik dari sebuah botol aqua, bungkus rokok, nasi bungkus, lilin menyala, ataupun tikus terlindas mobil, yang hanyalah teori konyol yang membutuhkan sebuah validasi, bahwa teori tersebut bisa dijadikan pegangan dalam berhubungan, bodoh sekali! seketika mata ini tertuju pada pengamen bus kota yang menurutku penampakan fisik sangatlah tidak menarik, tapi aku menyukai tehnik munculnya yang begitu outstanding, yang mengakibatkan mata ini enggan beralih walaupun untuk sesaat.

“selamat malam mas-mas, mba-mba, ade-ade, kaka-kaka. ijinkan saya meminta waktunya untuk menjual produk yang saya bawa ini.”

disaat bersamaan fikiran saya ikut berceletuk ” semakin banyak saja usaha MLM di negeri ini, dengan cara pemasaran yang aneh-aneh, termasuk si mas INI nih…”

lalu si pengamen melanjutkan kembali ucapannya “kebetulan sekali, saya tidak membawa apa-apa.”

niat jualan gak sih sebenernya (ribet deh)

“dan sangat kebetulan sekali barangnya ada disini.”

sekonyong-konyongnya sipengamen menghampiriku, aku terkesima dibuatnya sepertinya dia mau menjualku, akukah barangnya? ternyata sipengamen mengambil sesuatu dibawah sepatuku, dalam keadaan TERINJAK. jujur saja aku merasa kaget ketika tangannya menyentuh sepatuku, tetapi rasa kaget itu hilang bersamaan dengan ucapan maafnya, seraya mengambil bungkus permen mentos yang terselip dibawah sepatuku itu.

kemudian ia berdiri dengan sigap, seraya berucap dengan penuh analogi, “inilah barang yang saya jual harganya tidak mahal hanya seribu rupiah saja, nama barang ini adalah akhlak, sembari menyodorkan bungkus mentos akhlak versinya, yang disodorkan ke tiap wajah penuh heran seisi bus ini, kami merasa si pengamen memang sudah sinting, bertindak seperti orang stress. hanya orang bodoh yang mau membeli bungkus permen itu seharga seribu, dan dugaanku tepat sekali, tak satupun orang yang memberinya.kemudian si pengamenpun tersenyum dan kembali ke posisi semula yaitu center of interest bagi para pengamen yang biasa berdiri. lalu kemudian dia berujar lagi…

“akhlak ini saya turunkan menjadi lima ratus rupiah saja, cukup murah bukan? ayo jangan ragu-ragu untuk membelinya.”

aku berujar dalam hati benar-benar sinting nih orang. dan sekali lagi ia sodorkan bungkus permen mentos yang dinamakan akhlaq dengan harga diskon 50% dari seribu rupiah. LIMA RATUS RUPIAH SAJA. aku cukup tega hati untuk tidak mau memberinya, tapi si pengamen cukup rendah hati menerima perlakuanku, sekali lagi tidak laku juga. kemudian si pengamen berteaterikal dengan gaya monolog, memerankan 2 karakter sekaligus, dan berbicara soal akhlaq yang semakin tidak ada harganya itu, menyindir secara tajam tiap pribadi yang ada didalam kuda mesin ini, betapa kita tidak memiliki hati nurani lagi, ketika kita lebih memaklumi para koruptor yang secara tega dan blak-blakan melakukan manipulasi data untuk kepentingan pribadinya sendiri, betapa akhlaq kita begitu murahnya ketika kita melakukan pencurian secara massal, yang mengorbankan kaum lemah untuk kepentingan diri pribadi, betapa negara ini akhlaq begitu tidak berharga lagi, bahkan ketika dijual dengan harga murah sekalipun. karena memang inilah mental manusia di negeri ini. murahan dibalut dengan keeleganan. dan sipengamen tetap melakukan monolog, kami disuguhkan hiburan yang begitu diluar dari kebiasaan pengamen kebanyakan, diluar steriotipenya. aku terkesima dibuatnya, aku tersudut dengan ungkapan-ungkapan lugas tanpa tedeng aling-aling yang disampaikan dengan begitu lugunya, aku terkesima bahwa aku salah menilai, dia tidaklah bodoh, stress ataupun sinting. melainkan dia adalah seorang aktor yang ahli dalam retorika yang begitu briliantnya, dan aku mengakui itu, aku baru saja terkecoh. aku tersenyum melihatnya dan si pengamen melihatku dengan tatapan sayunya mengharap belas kasihan namun tetap gaya jual mahalnya. dan aku benar-benar telah jatuh hati dibuatnya. ketika aku terbuai kembali aku disadarkan dengan dia kata-kata terakhirnya, sekali lagi saya jual, mungkin anda semua tidak mau membeli dikarenakan anda masih memiliki akhlaq, mungkin anda bisa membelikan untuk lainnya yang membutuhkan seperti kucingnya mungkin, ayamnya mungkin atau apapun itu agar agar semua di bumi ini tetap memiliki akhlaq seperti anda, yang sudah memiliki akhlaq ini yang tentunya tidak perlu membelinya untuk diri sendiri.aku tersenyum dibuatnya, betapa pintarnya ia mencari uang. sekarang sipengamen memperlihatkan wajah lainnya, wajah yang biasa-biasa saja tanpa pengharapan. secara tersirat begitu tampak keikhlasan hatinya kalo akhirnya kita bisa memberikan berapa saja yang kita mau. namun aku tersentuh dengannya, aku menyukainya. mungkin saja sama dengan orang yang lainnya, terlihat olehku tiap pribadi menyodorkan uang padanya kini, padahal awalnya mereka sama saja dengan ku, tidak sudi memberinya uang walau sepeserpun. namun si pengamen mampu menghipnotisku dengan virus cintanya, permainan kata-kata bak Gibran, mampu membuatku tersentuh, sampai tanpa sadar, kuberinya dia sepuluh ribu rupiah, uang rokokku. dan sipengamen tersenyum padaku. sepertinya banyak sekali ia mendapatkan uang malam ini, sialnya mulutku mulai berasa asem karena tidak menghisap rokok. aku terbuai, sial sekali!!

Kampanye terima kasih

Posted in Support on Desember 25, 2008 by aditputra

Pagi ini terasa begitu melelahkannya, namun tak ku urungkan niatku untuk mendengar lirik lagu bagi penyemangat untuk memulai hari ini. Terima kasih kupersembahkan buat sahabat paling-palingku ini, yang selalu dengan berbaik hati mempersembahkan lagu indahnya padaku, aku memulai hari ini dengan senyum dan ucapan tiada tara, Terima kasih.

aku coba menyapa beberapa teman di yahoo messenger, dan memulai pembicaraan dengan ucapan Terima kasih pada awalnya, yah dalam rangka menyambut bulan suci, banyak alasan untuk membuat tiap orang merasa berarti, dan dengan segera , melupakan kesalahan hanya dengan ungkapan magic, Terima kasih. Aku tak berhenti mengucapkan terima kasih, bahkan pada alam yang membawaku pada mood yang sangat luar biasa ini. sekali lagi terima kasih.

aku mencoba suatu formula baru selain meminta maaf yang menurutku akan menjadi klise ketika ucapan itu menjadi ucapan rutin pada tiap tahunnya, tepatnya dalam menyambut bulan ramadhan atau pada saat idul fitri nanti, aku mencobanya dengan ucapan terima kasih, namun apa yang terjadi? lebih indah dari maaf-memaafkan yang menjadi kalimat rutin, bahkan sampai orang yang terbangun dari tidurnya dapat dengan mudah meminta maaf, tanpa harus berfikir, dan pernyataan maaf akan hilang dengan segera, karena hal tersebut hanyalah template.

aku memulainya dengan ungkapan seperti ini pada awalnya, dan kesalahan seolah hilang dengan sendirinya, dan aku merasa cara ini lebih indah dibanding cara konvensional. coba saja.

Terima kasih untuk selalu menyapaku tiap hari,
terima kasih untuk kebersamaan kita selama ini,
terima kasih untuk meninggalkan aku sendiri disaat aku mencintaimu, hingga akhirnya aku menjadi orang yang kuat seperti sekarang ini,
Terima kasih untuk cerita serunya hari ini,
Terima kasih untuk lagu indahnya tiap hari,
Terima kasih sudah menjadi sahabat yang benar-benar mengerti aku.

mungkin pada awalnya mereka akan bingung, namun jelaskan saja, hingga akhirnya pembicaraan akan lebih menyenangkan dan penuh cinta kasih. aku memulai hari ini, dengan beragan cerita indah, hanya dengan kalimat magis, Terima kasih. Sekali lagi TERIMA KASIH.

Teman adakah kau mencoba apa yang aku lakukan? dan kau rasakan keajaiban maha dasyat apa yang akan terjadi setelah itu? cobalah untuk berterima kasih, dan semua akan baik-baik saja!

Gunung anak krakatau

Posted in Information on Desember 25, 2008 by aditputra

Krakatau yang sebelumnya sempat diperebutkan dua provinsi yakni Banten dan Lampung, tak hanya menawarkan wisata gunung. Namun juga wisata bahari, yang memang membuat iri bagi wisatawan jika tak mengunjungi.

Bayangkan, saat di bibir pantau anak Krakatau dapat merasakan deburan ombak Selat Sunda berwarna biru bersih. Apalagi mata memandang Gunung Krakatau Purba yang berwarna kehijauan, membuat warna itu jadi kontras.

“Kalau mau diving di dekat Pulau Rakata, sungguh mengasyikkan,” ungkap Ketua ETSDC (Environment Tourism Social Development Center), Nicolas Lumanauw kepada Travel Club (TC), sambil menuding Pulau Rakata yang berdiri tegar meski setiap saat digempur ombak laut yang sangat keras.

Pengalaman Nico – panggilan akrabnya – pernah diving di kawasan Pulau Rakata terdapat karang yang berbentuk kipas besar, juga ada muncul gelembung-gelembung air yang keluar dari perut Gunung Krakatau Purba. “Sampai kini masih menjadi misteri dari mana keluarnya gelembung-gelembung itu? Juga apakah gelembung itu gas atau lava gunung, ini yang masih menjadi tanda tanya, karena belum pernah mendapat penjelasan secara logika,” ungkap pemerhati pariwisata dari Bandung.

Hal senada juga diungkap Steven, wisatawan asal Nederland yang mengakui wisata bahari di gugusan Krakatau sungguh luar biasa. “Memang kalau berwisata hanya mendaki ke Anak Krakatau kurang puas. Jadi ya harus menyelam karena di dalam jutaan ikan laut yang hidup bebas dan terumbu karang indah-indah yang terjaga dengan baik, tidak rusak,” ucap Steven sambil mengaku sudah dua kali melakukan penyelaman di kawasan itu.

Kalau lagi untung, sambung Steven, akan dapat melihat habitat Dolphine, Penyu Hijau, Blue Merlin (ikan Langka di Dunia), ada ikan langka lainnya seperti kuda laut, ikan Napoleon, Penyu Sisik. “Saya mengharapkan kepada pemerintah agar mengawasi biota laut dan terumbu karang agar tidak rusak,” pesannya.

Zein Ginting, Presiden Direktur Arie Tour kepada TC mengaku wisatawan minat khusus yang datang hanya untuk diving masih sangat terbatas. Meski Demikian Lampung tetap menjual wisata diving karena obyek yang dilihat sangat berbeda dengan diving di daerah lain. “Ada nilai lebih yang ditawarkan di sini karena kita tidak hanya menyelami keindahan taman laut, tetapi lebih dari itu menyelami nilai historis Krakatau khususnya mengenai proses evolusi gunung tersebut dari bawah laut,” tambah Zein Ginting.

Selain menyelam, wisatawan juga dapat memancing. “Memang jumlah wisatawan asing, terutama yang dapat ke Krakatau masih sangat terbatas. Dikarenakan promosi ke luar negeri yang sangat kurang, juga tidak setiap saat bisa datang ke Krakatau. Karena ketika angin barat datang sekitar bulan Nopember hingga Januari, maka nelayan tak berani mengantarkan wisatawan. Mereka nggak mau ambil risiko,” tandasnya.

Masalah lain sepinya yang berwisata bahari ke Krakatau, karena biaya transportasinya sangat mahal. Untuk paket wisata Krakatau biasanya dipatok harga Rp 2.600.000 sampai Rp 3.000.000 untuk grup maksimal 10 orang. Bahkan kalau wisatawan asing harganya bisa lebih.

“Kebetulan Ada Festival Krakatau yang digelar setahun sekali, maka harga paket wisata dijual murah sekitar Rp 200.000 per orang, sehingga banyak wisatawan lokal yang ikut,” ungkap Zein Ginting sambil tersenyum.

Juga, sambung dia, bila ada wisatawan yang mau datang harus mendaftar dulu di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung. Karena sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan RI No.85/Kpts.II/1990 tertanggal 26 Februari 1990 menetapkan bahwa kawasan Anak Gunung Krakatau dan sekitarnya sebagai kawasan cagar alam laut. Yang berarti kawasan itu sudah dilindungi.

Tips Perjalanan

Dari Bandar Lampung melalui terminal Bus Rajabasa atau terminal Panjang menggunakan bus jurusan Kalianda, Lampung Selatan yang menempuh perjalanan sekitar 50 menit. Dilanjutkan dengan angkutan umum menuju Desa Canti sekitar 10-15 menit.

Jika dari Pelabuhan Bakauheni menggunakan bus jurusan Kota Kalianda (45 menit) dilanjutkan dengan angkutan umum menuju Desa Canti. Dari Dermaga Desa Canti menggunakan kapal motor rakyat yang dapat disewa ke Kepulauan Krakatau lebih-kurang 160 menit atau kapal cepat sekitar 90 menit.

Krakatau yang sudah menjadi Daerah Konservasi Alam maka untuk masuk ke Krakatau harus meminta ijin lebih dulu ke Balai Konservasi Lampung dengan membayar administrasi sebesar Rp 150.000. Dan untuk paket wisata Krakatau biasanya dipatok harga Rp 2.600.000 sampai Rp 3.000.000 untuk grup maksimal 10 orang. Bahkan kalau wisatawan asing harganya bisa lebih.

Sumber : Majalah Travel Club dan Liburan.info.com

Peta Lokasi :

<b>JavaScript must be enabled in order for you to use Google Maps.</b> <br/> However, it seems JavaScript is either disabled or not supported by your browser. <br/> To view Google Maps, enable JavaScript by changing your browser options, and then try again.

Map data ©2008 AND, Europa Technologies – Terms of Use
Map
Satellite
Hybrid

Hello world!

Posted in Uncategorized on Maret 25, 2008 by aditputra

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.